LHOKSUKON Geuchik Gampong Tanjong Ceungai, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara dilaporkan ke pihak berwajib atas kasus pemukulan terhadap warganya, Rabu 1 Juni 2016. Pemukulan itu terjadi saat rapat pembahasan Anggaran Dana Gampong (ADG) di Kantor Camat setempat.
Said Adnan, 35 tahun, warga Tanjong Ceungai yang dipukul Geuchik Darwis, Jumat 3 Juni 2016 menyebutkan, ia bersama perangkat gampong dan warga lainnya sedang mengikuti rapat pembahasan ADG yang digelar Muspika. Pasalnya pembangunan dengan ADD belum juga dipertanggung jawabkan geuchik. Sementara dalam tiga kali rapat yang digelar di gampong geuchik tidak pernah hadir.
Ia menjelaskan, saat rapat berlangsung dalam ruangan kantor camat, dirinya sedang berada di luar. Tiba-tiba geuchik datang dan mereka masuk ruangan beriringan.
Menurutnya, warga datang ke kantor camat guna mencari solusi terkait ADG tersebut. Dalam hal ini warga ingin tahu kemana saja anggaran itu digunakan.
Setiba di dalam, saya katakan kepada warga lainnya, ini pak geuchik kita sudah datang, sejak tiga bulan terakhir tidak nampak. Mendengar itu geuchik menjawab apa urusannya dan langsung memukul badan saya, ujarnya.
Ditambahkan, usai kejadian pemukulan tersebut ia langsung mendatangi Puskesmas dan melakukan visum. Setelah itu ia didampingi sejumlah warga lainnya melaporkan kasus itu ke Polsek Tanah Jambo Aye. Saya sudah lapor polisi perihal pemukulan itu, tegas Said Adnan.
Hal itu dibenarkan Kapolres Aceh Utara, AKBP Wawan Setiawan melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye, AKP Teguh Yano Budi. Ya, kami sudah terima laporannya. Dalam hal ini pelapor (korban) sudah dimintai keterangannya dan akan dilanjutkan pemeriksaan saksi, berikut terlapor (pelaku), katanya.
Dalam permasalahan ini, AKP Teguh menduga persoalan itu hanya selisih paham antara warga dan geuchik. Kami masih menunggu hasil visum. Namun demikian kami sudah sarankan agar masalah ini diselesaikan tingkat gampong, pungkasnya.[]