LHOKSEUMAWE – Warga Tanoh Mirah, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara Sri Mahmuji, 18 tahun, dikabarkan meninggal dunia diduga akibat ditelantarkan oleh pihak Rumah Sakit Bunda, tempat pasien dirawat di Kota Lhokseumawe.
“Awalnya Sri mengalami penyakit seperti cacar yang keluar darah serta pinggangnya terasa sakit,” kata Lukmanul Hakim, paman Sri menceritakan kronologi penyakit yang diderita Sri kepada portalsatu.com melalui telepon, Rabu, 18 Mei 2016.
Mengetahui keponakannya begitu, keluarga membawanya ke Puskesmas di Kecamatan Langkahan. Sampai di sana, pasien dirujuk ke Rumah Sakit Bunda di Lhokseumawe untuk mendapatkan pertolongan maksimal.
“Senin pagi, 16 Mei 2016 sekitar pukul 10.00 WIB, pasien sampai ke Rumah Sakit Bunda. Di sana, pasien dipasangkan infus dan dua macam obat tablet untuk di minum,” kata Lukman.
Lukman menjelaskan, dokter umum baru datang melihat kondisi pasien pada pukul 17:00 WIB dan memberinya obat salap untuk dioleskan.
“Kata dokter Sri terkena penyakit herpes berat dan dokter spesialisnya tidak ada di rumah sakit ini,” tambah Lukman.
Setelah diperiksa, malamnya pasien mengalami kesakitan di pinggangnya, termasuk cacar di tubuhnya mengeluarkan darah. Keesokan harinya (Selasa-red), informasi diterima keluarga, pasien akan dirontgen (ronsen). Setelah menunggu hingga sore rontgent juga tidak dilakukan. Siangnya dokter datang untuk memeriksa kondisinya.