FILM laga Hollywood Wonder Woman dilarang diputar di Lebanon karena bintang utamanya, Gal Gadot, adalah warga Israel dan tercatat sebagai anggota militer di negara tersebut.
Distributor Wonder Woman untuk kawasan Lebanon, Warner Bros, mengatakan film ini dijadwalkan diputar perdana di ibu kota Beirut, Rabu (31/05) malam, namun Kementerian Dalam Negeri mengeluarkan surat keputusan yang melarang pemutaran film ini.
Sumber di Kementerian Dalam Negeri mengatakan bahwa perintah pelarangan film berasal dari para pejabat senior bidang keamanan.
Dalam beberapa waktu terakhir memang digelar kampanye di Lebanon dengan tujuan melarang total film Wonder Woman.
Lebanon secara resmi masih berperang dengan Israel dan pemerintah di Beirut menganggap Israel sebagai musuh.