LHOKSEUMAWE – Transportasi jenis kereta api dilaporkan akan beroperasi kembali di Aceh pada November mendatang. Untuk tahap awal rutenya mulai dari Stasiun Krueng Geukuh, Bungkah, dan Stasiun Krueng Mane, Kabupaten Aceh Utara.
Kasi Lalu Lintas Sarana dan Keselamatan Perkeretaapian, Balai Teknis Perkeretaapian Sumbagut, Iskandar, mengatakan pihaknya telah memperbaiki beberapa sarana yang rusak, seperti bantalan rel, pemugaran stasiun dan lainnya.
Mengapa dengan rute yang pendek ini kita operasikan, karena ini membuktikan bahwa Pemerintah Pusat memberikan perhatian yang lebih kepada masyarakat Aceh dan sudah mulai serius dalam melakukan pembangunan, kata Iskandar di Lhokseumawe, Selasa, 20 September 2016.
Iskandar menambahkan, mengenai jadwal pengoperasian, pihaknya akan berkoordinasi kembali dengan pemerintah daerah. Pastinya, kata dia, November mendatang jasa transpotasi itu sudah bisa dipergunakan oleh masyarakat.
Kementerian Perhubungan telah mengucurkan dana operasional sebesar Rp 17 miliar, yang dipergunakan untuk menghidupkan kembali kereta api di Aceh. Dana itu juga nantinya dipergunakan untuk perbaikan infrastruktur.
Rute Krueng Geukuh, Bungkah dan Krueng Mane memang sangat pendek dan jaraknya hanya 11,3 kilometer. Namun mengapa harus dimulai disini, karena masih mempunyai jalur yang lama dan mudah untuk dibangun, tutur Iskandar.
Pihaknya ke depan menargetkan pembangunan kereta api Trans Sumatera, yang akan melayani penumpang dari Banda Aceh sampai Besitang, Sumatera Utara. Tahap pengerjaannya sudah dimulai, yaitu melakukan tender dan pembebasan lahan.[](tyb)