KUALA LUMPUR – Designer Aceh Syukriah Rusydi bersama dengan IFC (Indonesian Fashion Chamber) akan ikut tampil dalam peragaan busana di ajang Malaysia Fashion Week (MFW 2016). Pagelaran ini akan berlangsung pada 2 5 November 2016, juga akan diikuti oleh beberapa brand Indonesia seperti Double L by Leny Agustin dan Lisa Litria, Irna Laperle by Irna Mutiara, Anemone by Hani Hananto dan beberapa designer nasional lainnya.
Syukriah yang kerap mempromosikan brand REBORN29 miliknya di berbagai event fashion tanah air seperti Indonesia Fashion Week (IFW), Muslim Fashion Festival (Muffest) dan beberapa event bertaraf nasional lainnya, kali ini akan menampilkan produk terbaru dari REBORN29, sebanyak 8 outfit rancangan dengan konsep daily wear yang akan diperagakan dalam MFW 2016 pada tanggal 3 November di MATRADE Exhibition & Convention Centre (MECC) Kuala Lumpur. Lewat even ini pula selanjutnya brand REBORN29 akan membangun kerja sama dengan beberapa merk dagang fashion terkait guna memasarkan produk asli Aceh ini.
Malaysia Fashion Week (MFW) sendiri merupakan pagelaran busana terbesar di Malaysia yang telah mampu menjaring minat para pegiat fashion mode dari seluruh dunia. Para pelaku bisnis dan industri fashion dunia turut ambil bagian dalam rangka mempromosikan produk mereka di pasar Asia dan dunia.
“Even ini omzetnya mencapai 90 juta ringgit pada MFW 2014, sungguh bukan omzet yang sedikit,” ujar Syukriah mengutip pernyataan Abu Bakar Yusof, Director Lifestyle section MATRAD (Malaysia External Trade Development Corporation) saat berlangsungnya Muslim Fashion Festival (Muffest) bulan Mei lalu, kepada portalsatu.com melalui siaran pers, Minggu, 30 Oktober 2016.
Menurut syukriah event ini sangat penting untuk diikuti, hal ini menyangkut dengan promosi Indonesia untuk menjadi kiblat mode fashion pakaian muslim dunia tahun 2020.
“Sudah selayaknya Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia untuk mendapatkan titel tersebut. Indonesia merupakan pasar bisnis pakaian muslim terbesar yang menjadi target industri fashion global untuk memasarkan produk-produk pakaian muslim modern,” katanya.