LANGSA – Pelajar Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) Kota Langsa, Dede Andriani, meraih juara satu pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) untuk tingkat Provinsi Aceh.
Orang tua Dede, Armansyah, menuturkan jika anaknya berhasil menjuarai O2SN untuk tingkat Provinsi Aceh yang digelar di Banda Aceh beberapa waktu lalu.
“Mengikuti perlombaan 02SN di bidang perlombaan bocce di tingkat kabupaten/kota yang dilaksanakan di Banda Aceh,” kata Armansyah kepada portalsatu.com, Kamis, 21 Juli 2016.
Armansyan menuturkan, pada 24-29 Juli mendatang Dede akan mengikuti O2SN tingkat nasional di Jakarta. Ia berharap semua pihak mendukung putrinya. Meskipun putrinya dalam kondisi cacat fisik dan daya fikirknya lemah, namun bisa mengukir prestasi dan berharap bisa ke tingkat nasional.
“Saya bangga melihat anak saya bisa meraih prestasi, meskipun kekurangan pada dirinya tak mengurungkan niatnya untuk memberikan prestasi yang baik dalam ajang O2SN serta bisa membawa nama besar Kota Langsa di kancah nasional,” ujarnya.
Ia menceritakan, Dede lahir di masa konflik saat mereka masih tinggal di Meulaboh, Aceh Barat. Saat ibunya hamil sempat terjadi kekisruhan di desa mereka. “Ibunda Dede, Lismaidar waktu itu sedang hamil terjatuh sewaktu menyelamatkan diri maka pada saat melahirkan kondisi anak cacat fisik,” jelas Arman.
Meski sang buah hatinya selain cacat juga keterbelakang mental, kata dia, namun tak menyurutkan dianya untuk meraih prestasi yang cemerlang lewat ajang yang namanya O2SN untuk perlombaan olahraga bocce hingga ke Senayan.
Dede merupakan siswa kelahiran Meulaboh, 21 Oktober 2000 silam. Ia mempunyai impian yang besar dan ingin menunjukkan sisi lain dirinya kepada orang tuanya. Kekurangannya dijadikan sebagai cemeti untuk tetap berprestasi dan mengharumkan daerah tempat tinggalnya.
“Kita berharap Dede bisa meraih juara pada tingkat nasional O2SN kelak dan bisa membawa nama besar Kota Langsa agar setara dengan kota-kota besar di indonesia,” ujar Arman lagi.
Arman pun optimis putrinya bisa berjuang nanti di Jakarta. Selaku orang tua Arman juga ingin mendampingi putrinya saat bertanding nanti.
“Saya sangat berkeinginan sekali bisa mendampingi anak saya di Jakarta, namun secara finansial belum ada kesiapan untuk melangkahkan kaki ke Jakarta untuk mendampingi anak memberikan motivasi, semoga ada pihak yang bisa membantu,” pinta Arman.
Bocce merupakan olahraga berupa permainan gelinding bola kayu yang memang dikhususkan untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Olahraga ini diperkenalkan pada peringatan hari Special Olympics Indonesia (SOIna) di SLB Kota Jambi pada 2014 lalu.
Olahraga ini tidak membutuhkan fisik yang ekstra, namun dituntut fokus yang baik, dan memang disesuaikan dengan kalangan yang akan menekuninya.[](ihn)