SIGLI – Dua orang dilaporkan kritis dan satu di antaranya terpaksa dirujuk ke Banda Aceh akibat kecelakaan lalu lintas (lalin) antara truk roda 4 dan sepeda motor Beat, di jalan depan Gedung DPRK Pidie, Senin, 23 November 2015 sekitar pukul 13.00 WIB.
Peristiwa tersebut menyebabkan pengendara sepeda motor, Vina Mahdiana, 22 tahun, wartawati magang dari harian terbitan Medan kritis. Dia mengalami patah tulang paha dan darah segar keluar dari dalam telinga. Adapun teman boncengannya, Yuliana, 22 tahun, tercatat sebagai mahasiswi mengalami luka di tubuhnya.
Kapolres Pidie, AKBP Muhajir, SIK, M.H., melalui Kasat Lantas AKP Mawardi, S.E., kepada portalsatu.com membenarkan kejadian lalin tersebut. Dia mengaku sedang menangani insiden ini. Sementara truk dan sepeda motor yang dikendarai korban sudah diamankan di Mapolres Pidie.
Kasat Lantas mengatakan truk nomor polisi BL 8799 PZ yang mengangkut material melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Banda Aceh. Mobil tersebut dikendarai oleh Wahyudin Jabani, 34 tahun, warga Gampông Paya Kecamatan Grong-Grong.
Namun ketika truk sampai di depan Gedung DPRK Pidie, tiba-tiba datang sepeda motor BL2226 SS dari arah Kota Sigli, yang hendak memutar arah lewat belokan dua jalur (pengal). Wahyudin tidak mampu mengendalikan kendaraannya sehingga langsung menabrak sepeda motor tersebut.
“Pengemudi tidak mampu mengelak lagi karena laju kendaraannya dalam kecepatan tinggi,” kata Kasat.
Amatan wartawan, di lokasi kejadian terlihat bekas kupasan karet ban mobil sejauh sepuluh meter. Sementara di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU Chik Ditiro Sigli, kedua korban sedang ditangani petugas medis. Akibat luka sangat parah, salah satu korban Vina, selain patah tulang juga keluar darah dari telinga harus dirujuk ke Banda Aceh.[] (*sar)
Laporan: Zamah Sari