BANDA ACEH Kodim 0101/BS Letkol Iwan Rosandriyanto mengatakan, ajang Penas KTNA XV Aceh 2017 yang dihelat pada 5-11 Mei 2017 mendatang, menjadi ajang promosi wisata Aceh jika dimanfaatkan dengan baik.
Kami melihat event Penas ini event nasional yang sangat baik apabila bisa dimaksimalkan oleh Provinsi Aceh, kata Letkol Iwan Rosandriyanto saat melakukan kunjungan ke Sekber Wartawan Banda Aceh bersama Pol. T. Saladin dan Kapolres Aceh Besar, AKBP Heru Suprihasto, Senin, 1 Mei 2017.
Letkol Iwan Rosandriyanto juga mengatakan, selain berharap acara Penas KTNA berjalan lancar dan aman, event ini harus mampu membuat tamu yang datang menjadi terkesan dengan Aceh.
Kita harus bisa memanfaatkan satu peluang. Karena harapannya, selain pelaksanaan Penas ini bisa berjalan dengan lancar dan aman, nanti juga ketika peserta Penas begitu kembali ke kotanya masing-masing, mereka akan mempunyai kesan yang sangat baik untuk Aceh, sehingga ada keuntungan berkelanjutan bagi Aceh, kata Iwan.
Dandim yang baru dilantik pada April 2017 lalu ini mengungkapkan, adapun keuntungan khususnya di bidang pariwisata yang bisa didapatkan Aceh di acara Penas yakni program wisata akan berkelanjutan, kemudian program visit Aceh, dan wisata halal.
Semua akan terdukung. Kita harus mendukung semua ini, semuanya akan sangat terdukung dengan aparatur keamanan, ujarnya.
Selama berlangsungnya acara Penas KTNA, Dandim 0101/BS berharap kepada masyarakat untuk saling menghargai, meskipun adanya perbedaan antara budaya demi terwujudnya keharmonisan berbangsa.
Kita berharap kepada masyarakat Banda Aceh, termasuk sekitarnya di situ ada Kabupaten Aceh Besar, Bireuen, Pidie yang menjadi suport areal yang dikunjungi oleh kontingen Penas. Mereka bisa bersikap ramah tamah, sopan santun, sehingga akan terjalin komunikasi yang baik walaupun ada perbedaan cultur dan budaya, kata Letkol Iwan Rosandriyanto.
Saling menghargai kan lebih baik, karena itu akan saling menjaga keharmonisan dan kebhinekaan tunggal ika, katanya lagi.
Letkol Iwan Rosandriyanto juga menyampaikan, Intinya kita sambut mereka dengan baik, ramah tamah walaupun budaya dan adat berbeda, kita harapkan datang tersenyum, kembali tertawa, ujarnya.[]