ADA dua jenis kopi yang dikenal penikmat kopi secara umum di dunia: Arabika dan Robusta. Lalu apa yang membedakan dua jenis kopi ini dari rasa maupun ciri khasnya?
Dilansir dari kompas.com, dr Surip Mawardi, ahli kopi yang sudah berpengalaman selama 27 tahun, dan tergabung di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, memaparkan perbedaan ciri-ciri kedua jenis kopi ini. Dalam media tersebut, dr Surip menyebutkan Arabika beraroma wangi sedap mirip percampuran bunga dan buah. Jenis kopi ini hidup di daerah yang sejuk dan dingin.
Selain itu, Arabika memiliki rasa asam yang tidak dimiliki oleh kopi jenis robusta. Kopi jenis ini juga memiliki bodi atau rasa kental saat disesap di mulut. Rasa kopi Arabika lebih mild atau halus. Kopi jenis ini juga dikenal pahit.
Menurut dr Surip, kopi Arabika ini menguasai 70 persen pasar kopi dunia. Kopi Arabika juga memiliki banyak varietas, tergantung negara, iklim, dan tanah tempat kopi ditanam. Dia mencontohkan seperti kopi toraja, mandailing, kolumbia, brasilia, dan lain sebagainya. Antara kopi arabika yang satu dan yang lain punya perbedaan rasa.
Sementara kopi Robusta menguasai 30 persen pasar dunia. Kopi ini tersebar di luar Kolumbia, seperti di Indonesia dan Philipina. Sama seperti Arabika, kondisi tanah, iklim, dan proses pengemasan kopi ini akan berbeda untuk setiap negara dan menghasilkan rasa yang sedikit banyak juga berbeda.
Dia memaparkan ciri-ciri kopi Robusta yang memiliki rasa lebih seperti cokelat. Bau yang dihasilkan khas dan manis, warnanya bervariasi sesuai dengan cara pengolahan. Kopi jenis ini juga memiliki tekstur yang lebih kasar dari Arabika.[]