NAMA Fidel Castro memang erat kaitannya sebagai musuh Amerika Serikat. Tak heran apabila lembaga intelijensi setempat berkali-kali membuat rencana agar Castro tumbang.
Castro mengembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (26/11) di usia 90 tahun. Kabar duka ini menjadi kehilangan besar bagi warga Kuba sebagai negara yang ia pimpin selama lima dekade. Semasa hidup, Castro menjadi pemimpin revolusi Kuba dan berhasil mengubah negara Amerika Selatan itu menjadi negeri komunis.
Sikap dan gaya kepemimpinannya yang keras berhasil menyulut semangat Central Intelligence Agency (CIA) AS menyusun rencana pembunuhan.
Rangkaian rencana itu mencapai 638 kali (Reuters mencatat 634 kali) dan sering disebut seperti saga film James Bond.
Mengutip situs The Guardian, percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh anggota CIA dan eksil Kuba telah berlangsung hampir setengah abad, setelah Castro sukses memimpin revolusi 1959.
Berikut sejumlah upaya pembunuhan yang dikerahkan CIA terhadap Castro.
Invasi Teluk Babi
Invasi Teluk Babi yang dikerahkan dan didanai oleh CIA dan sejumlah unit lainnya berlangsung pada April 1961.
Invasi militer itu tentu saja sebagai bentuk upaya untuk menggulingkan pemerintahan komunis yang dipimpin oleh Castro.
Selain itu, CIA memang berniat membunuh Castro, Raul Castro, dan Che Guevara.
Berkat kekuatan yang digawangi Castro melalui Coban Revolutionary Armed Forces, invasi AS tersebut harus mengalami kekalahan.
Manfaatkan hobi menyelam
Kegemaran Castro akan scuba-diving di lepas pantai Kuba sempat dijadikan celah upaya pembunuhan oleh CIA.
CIA mencoba mencari tempurung ukuran besar dari binatang moluska seperti siput, kerang, gurita, hingga cumi-cumi di Laut Karibia untuk menyimpan badan peledak mematikan.
Mereka pun niat untuk melukisnya dengan warna mencolok agar menarik perhatian Castro saat ia menyelam di bawah laut.
Upaya pembunuhan lainnya masih berkaitan dengan hobi Castro di dalam air. CIA sempat menyiapkan pakaian selam khusus untuknya dengan bahan yang mampu dijangkit oleh jamur dan mengakibatkan penyakit kronik pada kulit.
Sayangnya upaya ini tidak berhasil dilaksanakan.
Pil mematikan dari mantan kekasih
Mantan kekasih Castro direkrut oleh CIA untuk membantu misi pembunuhannya.