JAKARTA – Presiden RI ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie menerima kunjungan pengurus Ikatan Alumni Program Habibie (IABIE) periode 2016-2019 di kediamannya, Jalan Patra Kuningan XIII, Jakarta Selatan.

Dalam kesempatan itu, Habibie mengungkapkan fakta bahwa selama menempuh pendidikan di dalam dan luar negeri, ia sama sekali tidak pernah mendapatkan beasiswa dari pemerintah Indonesia.

“Saya tidak pernah dapat beasiswa dari pemerintah. Saya tidak berbeda dengan Anda. Ini saya buka, bahwa Anda (IABIE) harus lebih baik daripada saya,” ungkap Habibie, Sabtu 4 Maret 2017.

Habibie berujar, fakta itu ia ungkap demi memberi semangat kepada IABIE dan masyarakat umum lainnya untuk menuntut pendidikan sampai tingkat yang paling tinggi.

“Saya cerita ini untuk memberikan semangat kepada Anda. Karena Anda sekarang on the right track,” ujar Habibie.

Meski demikian, Habibie pun mengapresiasi kebijakan pemerintah yang membuka program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDP, yang begitu mudah didapatkan semua masyarakat Indonesia.

“Sudah ada 16 ribu siswa Indonesia mendapat beasiswa dari pemerintah untuk S-2 dan S-3. Tidak ada kontrak. Tidak ada perjanjian Anda harus bekerja berapa tahun. Kontraknya hanya dua, sehat dan diterima di Universitas terbaik dunia. Bidang ditentukan sendiri,” ujar dia.

Untuk diketahui, IABIE adalah ikatan alumni yang terdiri dari para lulusan SMA terbaik di seluruh Indonesia yang
berjumlah kurang lebih 1.500 orang, yang pada tahun 1982-1996 silam dikirim oleh Kementerian  Riset dan Teknologi ke luar negeri.

Beberapa negara tujuannya antara lain Jerman, Amerika Serikat, Prancis, Belanda, Inggris, Australia, Kanada, Austria, dan Jepang. Program beasiswa tersebut merupakan inisiatif langsung dari B.J Habibie kala itu menjabat sebagai menteri riset dan teknologi.[]Sumber:viva