Jakarta – Air mata Dita Aditia Ismawati bercucuran saat menceritakan dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota DPR dari Fraksi PDIP Masinton Pasaribu. Perseteruan asisten pribadi dan anggota dewan bukan pertama kali ini terjadi.
Kasus terhangat, konflik yang terjadi antara Dita dan Masinton. Dita melaporkan Masinton ke Bereskrim Polri dan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR. Perempuan berambut panjang ini lalu meminta perlindungan ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) APIK serta Komnas Perlindungan Perempuan.
Dita menyebut Masinton melakukan penganiayaan dengan memukul 2 kali sehingga mata kanannya lebam. Gara-gara pukulan ini Dita mendapat perawatan di rumah sakit. Namun Masinton membantah melakukan pemukulan terhadap Dita. Ia bilang mata Dita terkena gerakan tangan staf ahlinya Abraham Leo secara tak sengaja saat menyetir mobil.
Selain itu, ada perseteruan Denty Noviany Sari dengan anggota DPR dari Fraksi Hanura Frans Agung Mula Putra Natamenggala. Ketika itu, Denty melaporkan Frans ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dengan dua laporan, pemecatan yang diduga sewenang-wenang dan dugaan penggunaan gelar doktor palsu. Tetapi, Frans membantahnya dan menegaskan dirinya memecat Denty karena terlibat memalsukan tanda tangannya.
Kisah heboh lainnya yakni aksi sekretaris pribadi tersangka Dewie Yasin Limpo, Rinelda Bandaso. Keduanya memang tidak berseteru. Tetapi aksi Rinelda menjadi perhatian publik karena sempat mengecoh KPK saat operasi tangkap tangan kasus dugaan suap dalam pembahasan anggaran tahun 2016 untuk pembangunan pembangkit listrik micro hydro di Papua.
Baca selengkapnya: Asisten Anggota DPR
[] Sumber: detik.com