"Pasalnya, jalur darat untuk saat ini merupakan jalan alternatif pengedaran narkoba, ujarnya.
IDI RAYEUK Kapolres Aceh Timur, AKBP Hendri Budiman, SH, SIK, MH mengatakan, pihaknya akan memperketat operasi laut dan darat untuk menanggulangi masuknya narkoba ke wilayah hukum Aceh Timur.
Hal tersebut disampaikannya kepada portalsatu.com di Mapolres Aceh Timur usai pemusnahan barang bukti narkoba siang tadi, Rabu, 1 November 2015.
Terkait hal ini, kita jajaran kepolisian Aceh Timur akan memperketak operasi di darat dan laut guna mengatasi masuknya narkoba ke wilayah Aceh Timur, katanya.
Ia mengatakan, pihaknya dan jajaran setiap polsek di Aceh Timur terus melakukan pemeriksaan secara berkelanjutan.
Kita akan perketat pemeriksaan lewat jalur darat baik di jajaran Polres dan setiap polsek-polsek yang ada. Pasalnya, jalur darat untuk saat ini merupakan jalan alternatif pengedaran narkoba, ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, jajaran Kepolisian Resor Aceh Timur memusnahkan 150 kilogram barang bukti narkoba di halaman Mapolres setempat, sekitar pukul 11.00 WIB tadi. Barang bukti yang dimusnahkan dengan cara dibakar tersebut terdiri dari narkotika jenis ganja dan sabu-sabu.
Berdasarkan data kepolisian menyebutkan jumlah barang bukti yang dimusnahkan itu diantaranya ganja hasil temuan dari Polsek Serba Jadi pada 2014 sebanyak 150 kilogram dan sabu-sabu seberat 968 gram. Barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan pada 23 Oktober 2015 lalu.[] (ihn)