TERKINI
NEWS

Buruh TKBM Sabang: Penghasilan Jauh dari UMP

SABANG - Ketua Persatuan Buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Kota Sabang Tiopan AP mengatakan upah yang diterima pihaknya selama ini jauh dari Upah Minimum…

root Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1K×

SABANG – Ketua Persatuan Buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Kota Sabang Tiopan AP mengatakan upah yang diterima pihaknya selama ini jauh dari Upah Minimum Provinsi (UMP).

Penghasilan buruh Koperasi TKBM Pelabuhan Sabang beranggotakan 320 orang dengan minimnya aktivitas pelabuhan, upah maksimal yang diperoleh Rp600 ribu hingga Rp1 juta per bulan.

“(Upah) Buruh TKBM jauh dari UMP dan UMR. Sebulan tiga kali kapal masuk. Sekali bongkar muat cuma 200 ribu dapat. Sebulan 600 udah bagus tu. Paling banyak 1 juta. Jangan kan untuk UMP 2016, yang 2015 aja gak nyampe,” ujar Opan pangilan akrab Tiopan AP saat ditemui portalsatu.com, di salah satu tempat berkumpulnya para buruh TKBM Sabang, Selasa, 3 November 2015.

Kepala Bidang Pengawasan Hubungan Instansi dan Jamsostek Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Kota Sabang Drs. M. Jamal kepada portalsatu.com di ruang kerjanya membenarkan hal itu. Kata dia, apabila pihaknya mengharuskan suatu unit usaha membayar pekerja sesuai UMP maka akan bertambah angka pengangguran yang berdampak terhadap masalah baru.

“Kalau untuk Sabang ada yang sudah memenuhi (sesuai UMP), ada yang belum. Kenapa kita tidak paksakan penuhi semua, takutnya malah nanti pekerja dikurangi, malah banyak pengangguran. Itu kan bisa jadi masalah sosial,” kata Jamal.

Jamal menyebut pihaknya telah melakukan pemantauan ke sejumlah swalayan dan penginapan di Kota Sabang.  Kata dia, sejumlah pekerja mengaku tidak merasa keberatan dengan upah yang diterima meski tidak sesuai UMP.

Laporan RazieSabang

root
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar