IDI RAYEUK – Jamaluddin bin Ismail alias Polis, 32 tahun, tewas dianiaya oleh sejumlah massa di Gampong Cek Mbon, Kecamatan Peureulak, Minggu, 15 November 2015 sekitar pukul 17.00 WIB. Korban yang tercatat sebagai mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tersebut merupakan warga Gampong Lubuk Pempeng, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.
“Sewaktu melewati jalan kampung menuju kebun, korban membuka palang pintu jalan desa yang sedang dalam pengerasan dengan cara paksa menggunakan kendaraannya. Akibat aksinya, warga meminta pertanggungjawaban atas rusaknya palang pintu itu,” ujar Kapolres Aceh Timur AKBP Hendri Budiman melalui Kasat Reskrim Aceh Timur AKP Budi Nasuha Waruwu kepada portalsatu.com, Senin, 16 November 2015.
Dia mengatakan saat kejadian korban bersama temannya, Budiman, 29 tahun, warga Gampong Tualang Pateng, Kecamatan Petir, Kabupaten Aceh Timur. Mereka hendak memanen sawit di kebun yang dikelola oleh korban.
Sebelumnya, kata Budi, masyarakat gampong setempat telah melakukan perjanjian bersama agar tidak melewati jalan yang sedang diperbaiki.
Akibat kejadian itu warga sempat emosi sehingga memukul Budiman yang merupakan supir pengangkut sawit dan meminta korban (Jamaluddin) untuk menemui warga,” katanya.