SABANG Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melatih relawan penanggulangan dini bencana melalui program desa tangguh bencana di Sabang, Sabtu, 31 Oktober 2015.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBA, H. Asmauddin, saat ditemui portalsatu.com di lokasi kegiatan, mengatakan Pemerintah Aceh tahun ini memfokuskan program tersebut di dua desa. Yaitu, Desa Ie Meule Kota Sabang dan salah satu desa di Kabupaten Aceh Barat Daya.
Asmauddin menjelaskan, program itu berpedoman pada UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penaggulangan Bencana. Sesuai UU tersebut paradigma penanggulangan bencana yang sebelumnya bersifat responsif menjadi preventif.
Jadi untuk saat ini salah satu upaya kita membentuk desa tangguh bencana, ujar Asmauddin didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sabang Sjafrizal.
Ia menambahkan, kegiatan itu juga bentuk ajakan kepada masyarakat untuk peduli akan ancaman bencana. Dalam hal ini, BPBA melakukan beberapa tahapan guna terbentuk relawan yang siap dan sigap mananggulangi bencana di desa setempat.
Mneurut Asmauddin, pembentukan desa tangguh bencana harus melewati 14 indikator. Kini Desa Ie Meule telah memasuki indikator ke enam. Istilahnya Desa Ie Meule ini masih tingkat pertama, katanya.[]
Laporan Razie Sabang