LHOKSEUMAWE Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Lhokseumawe menggelar Turnamen Futsal tingkat Satuan Tugas (Satgas) Anti-Narkoba, di Lapangan Garuda Futsal, Hagu Selatan, Sabtu dan Minggu, 24-25 Oktober 2015.
Berdasarkan siaran pers diterima portalsatu.com, disebutkan bahwa melalui kegiatan olahraga yang diikuti sejumlah tim futsal pelajar SMA/sederajat di Lhokseumawe itu, BNNK mensosialisasikan bahaya Narkoba bagi generasi muda.
Kepala Seksie Pemberdayaan Masyarakat dan Pencegahan Narkoba pada BNNK Lhokseumawe Muhammad Iqbal mengatakan, sebelumnya BNNK telah melatih kader anti-Narkoba dari kalangan para pelajar SMA/sederajat di kota ini.
Para pelajar tergabung dalam Satgas Anti-Narkoba itu diharapkan turut berperan mensosialisasikan bahaya narkoba dan mencegah peredaran barang haram tersebut di lingkungan sekolah masing-masing, termasuk melalui kegiatan olahraga seperti futsal.
Pasalnya, menurut Iqbal, belakangan ini peredaran narkoba juga merambah lingkungan pendidikan di Lhokseumawe. Tentu ini sangat memprihatinkan, karena para pelajar merupakan generasi muda masa depan bangsa. Itu sebabnya, perlu sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada adik-adik kita (para pelajar) tentang bahaya narkoba, ujarnya saat membuka turnamen futsal itu.
Iqbal optimis peran para pelajar Satgas Anti-Narkoba dalam mengkampanyekan bahaya narkoba di lingkungan sekolah akan lebih efektif. Karena para pelajar itu dapat melakukan pendekatan dengan teman-temannya untuk menolak semua jenis Narkoba.
Adik-adik (para pelajar) yang tengah menuntut ilmu di sekolah masing-masing kita harapkan terus mengkampanyekan tentang hidup sehat tanpa Narkoba, baik melalui olahraga dan kegiatan positif lainnya, kata Iqbal.
Adapun pemenang turnamen futsal itu adalah Juara I SMA Negeri 1 Lhokseumawe, Juara II SMK Negeri 1 Lhokseumawe, dan Juara III SMA 4 Lhokseumawe. Para pemenang mendapatkan piala dan uang pembinaan dari BNNK Lhokseumawe.[]