SUBULUSSALAM – Badan Narkotika Kota (BNK) Kota Subulussalam menggelar razia gabungan bersama Satres Narkoba Polres Aceh Singkil di sejumlah warnet dalam wilayah Kota Subulussalam, Sabtu, 10 Juni 2017 sekitar pukul 23.30 WIB.

Tim gabungan menemukan 16 orang yang sedang berada di salah satu warnet di Jalan T Nyak Adam Kamil, Kecamatan Simpang Kiri. Setelah dilakukan tes urine, 3 di antara mereka berstatus pelajar dinyatakan positif menggunakan narkoba jenis ganja.

“Terhadap 3 orang  positif mengonsumsi narkoba langsung dibawa ke Polsek Penanggalan,” kata Sekretaris BNK Kota Subulussalam, Khairunnas dalam siaran pers yang dikirim kepada portalsatu.com, Minggu, 11 Juni 2017.

Kepala Kesbangpol Kota Subulussalam ini mengatakan, razia gabungan tadi malam dibagi dalam 2 tim yakni Tim I dipimpin Kasatres Narkoba Polres Aceh Singkil Ipda Mustafa dan Tim II Sekretaris BNK Subulussalam, Khairunnas.

Razia yang berakhir sekitar pukul 1:30 dini hari, Minggu, 11 Juni 2017 tersebut melibatkan jajaran Polsek Penanggalan dan Simpang Kiri serta 2 orang dokter dari RSUD Kota Subulussalam.

“Tim II merazia warnet Jalan Teuku Umar depan  Bank Aceh yang baru. Namun setelah dilakukan tes urine sejumlah orang yang sedang bermain internet di situ, tidak ditemukan positif narkoba,” kata mantan Camat Sultan Daulat ini.

Ia menyebutkan, terhadap 3 orang pelajar yang positif narkoba akan dilakukan pembinaan atas petunjuk Ketua BNK Kota Subulussalam, Drs. Salmaza MAP.

“Mereka akan kita rehabilitasi, orang tua mereka kita panggil, termasuk kita minta ustad untuk memberikan ceramah agama, agar mereka benar-benar bisa menjauhi barang haram tersebut, ” demikian kata Sekretaris BNK Subulussalam, Khairunnas.[]