SUBULUSSALAM - Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dan Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Kota Subulussalam menyantuni puluhan anak yatim piatu dirangkai dengan kegiatan buka…
SUBULUSSALAM – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dan Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Kota Subulussalam menyantuni puluhan anak yatim piatu dirangkai dengan kegiatan buka puasa bersama, Sabtu, 17 Juni 2017.
Kegiatan tersebut berlangsung di rumah Ketua BKMT dan LASQI Kota Subulussalam, Ramadhiany Salmaza, dihadiri Ketua MPU H. Mansur dan ustad Jamhuri selaku pengisi ceramah agama. Wakil Wali Kota Subulussalam, Salmaza juga berada di tengah-tengah acara yang penuh rasa kekeluargaan tersebut.
Ketua BKMT Ramadhiany dalam sambutan mengatakan, santunan anak yatim piatu ini merupakan tahun kedua, setelah sebelumnya pada tahun lalu, pihaknya juga menggelar kegiatan yang sama.
Ia menyebutkan, selama Ramadan 1438 H, BKMT dan LASQI juga melakukan kegiatan bagi takjil gratis di 3 kecamatan yanki Rundeng, Simpang Kiri dan Penanggalan.
“Termasuk membagi takzil kepada korban kebakaran di Cepu Indah dan menyerahkan bantuan sembako,” katanya.
Dana kegiatan ini diperoleh dari infak dan sumbangan sukarela para pengurus BKMT dan LASQI, sehingga organisasi ini tidak hanya aktif pada pengajian, tapi juga dapat melaksakanan kegiatan sosial untuk membantu antar sesama, salah satunya program rutin tahunan penyantunan anak yatim piatu.
Sementara ustad Jamhuri dalam tausiahnya menyampaikan, bahwa seorang anak yang tidak memiliki ayah dan ibu, pasti terasa gamang dalam menjalani kehidupan. Karena itu, dianjurkan kepada umat Islam agar menyayangi anak yatim. Mencintai anak yatim, kata Jamhuri, akan dicintai Rasulullah, orang yang disayangi Rasul, maka akan disayangi oleh Allah SWT.[]