LHOKSEUMAWE – Ismail, salah satu warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, menemukan benda yang diduga amunisi pelontar GLM peninggalan masa konflik Aceh, Selasa 13 Desember 2016 sekitar pukul 11.00 WIB kemarin. Pria 65 tahun ini menemukan benda berdaya ledak tersebut di kawasan Krueng Campli, Desa Kilometer VIII, Kecamatan Simpang Keramat.
“Benda yang diduga amunisi pelontar jenis GLM peninggalan masa konflik tersebut ditemukan seorang warga saat sedang membersihkan kebun miliknya,” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, melalui Kapolsek Simpang Keramat, Ipda Abdul Azis, kepada portalsatu.com, Rabu, 14 Desember 2016.
Mendapatkan laporan tersebut, polisi kemudian berkoordinasi dengan Tim Jibom Brimob Kompi B Jeulikat, Lhokseumawe. “Sekitar pukul 17.30 WIB, amunisi pelontar tersebut berhasil dijinakkan Tim Jibom di lokasi penemuan,” kata Abdul Azis.
Saat ini, benda yang diduga amunisi GLM tersebut sudah diamankan ke markas Brimob Jeulikat. Nantinya benda ini akan diurai untuk mengetahui materi kandungannya.[]