TAKENGON Kapolda Aceh Irjen. Pol. Husein Hamidi mengatakan, pengamanan pilkada serentak 2017 juga melibatkan pasukan Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Mabes Polri. Soal kekuatan…
TAKENGON Kapolda Aceh Irjen. Pol. Husein Hamidi mengatakan, pengamanan pilkada serentak 2017 juga melibatkan pasukan Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Mabes Polri.
Soal kekuatan personel pasukan BKO, menurut Kapolda Husein, untuk pengamanan Pilkada Aceh akan disesuaikan dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Akan tetapi, kata Husein, pasukan BKO tidak ditempatkan untuk pengamanan TPS, melainkan pada objek tertentu yang dinilai perlu diamankan.
“Ini (terkait) prediksi hal terburuk, maka kita persiapkan secara maksimal. Kita juga sudah mapping (pemetaan) titik kerawanan pilkada, seperti di Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe dan Bireuen,” kata Husein diwawancarai portalsatu.com di Takengon, Selasa, 20 September 2016.
Husein menyebut pasukan BKO dinilai penting karena Aceh merupakan daerah bekas konflik. Kemungkinan adanya senjata ilegal masih cukup besar. Dikhawatirkan, kata dia, senjata ilegal itu akan digunakan pihak tidak bertanggung jawab saat pilkada berlangsung nantinya.[] (idg)