BANDA ACEH- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsyiah bakal menggelar Indonesian Debate And Essay Competition yang akan dihelat pekan depan, 14 hingga 17 Desember 2015 mendatang yang akan dibuka di AAC Dayan Dawood, Darussalam Banda Aceh.
Perhelatan nasional yang mengusung tema Indonesia Dalam Wacana ini merupakan ajang kompetisi debat dan essay tingkat nasional yang bakal menghadirkan 19 delegasi dari berbagai universitas terbaik di Indonesia. Sementara perlombaan debat dan essay akan berlangsung di Gedung Pascasarjana Unsyiah pada 15 sampai 16 Desember 2015.
Secara umum acara ini bertujuan untuk menjadikan FISIP Unsyiah sebagai laboraturium sosial politik di Indonesia dan meningkatkan bargaining potition FISIP Unsyiah di kancah nasional serta menyetarakan Unsyiah dengan universitas-universitas besar di Indonesia, kata Putra Riski Youlan Radhianto, Ketua BEM FISIP Unsyiah saat dihubungi portalsatu.com, Selasa, 8 Desember 2015.
Ia mengatakan, acara tersebut merupakan salah satu program kerja BEM FISIP yang telah direncanakan dengan pertimbangan yang matang jauh-jauh hari. Dalam acara ini kita melibatkan banyak pihak. Kita membangun kerjasama dengan berbagai pihak, baik dari Unsyiah sendiri, kementerian dan jajaran pemerintahan Aceh, kata Anto.
Adapau 19 universitas yang ikut serta adalah Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Dipoenegoro (UNDIP), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas International Semen Indonesia (UISI), Universitas Islam Indonesia (UII) dan Universitas Brawijaya (UNBRAW).
Selain itu, juga terdaftar Universitas Erlangga (UNAIR), Universitas Jambi (UNJA), Universitas Sriwijaya (UNSRI), Universitas Andalas (UNAND), Universitas Hasannuddin (UNHAS), Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Malikussaleh (UNIMAL), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Universitas Mulawarman dan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah).
Kalau untuk debat ada 16 tim, setiap tim terdiri dari tiga orang dan essay ada delapan orang mewakili universitas nya masing-masing. Jadi total peserta debat dan essay sekarang sudah ada 56 orang dari total 19 universitas yang ikut, katanya.
Kompetisi bergengsi ini bakal memperebutkan piala rektor Universitas Syiah Kuala. Acara ini akan dikemas dengan bertajuk pada kebudayaan Aceh dengan menampilkan berbagai kesenian Aceh tradisional dan modern.
Selain itu, padan open ceremony juga ada penampilan kolaborasi Didong dan Saman untuk pertama kalinya di dunia oleh Sanggar Pang Uteun, penampilan Orchestra yang menggabungkan musik modern dan tradisional oleh Bandar Phil Harmonic, sanggar Jeumpa FISIP, seni tutur PMTOH dan Geunda Percution.
Kita berharap acara ini mampu merealisasikan mimpi kita untuk menjadikan FISIP Unsyiah sebagai laboratorium sosial politik di Indonesia. Sehingga dari FISIP akan lahir sebuah gagasan baru dan rekomendasi-rekomendasi untuk membangun Aceh dan Indonesia, ujar Anto.[]