TERKINI
EKBIS

Begini Cara Bulog Stabilkan Harga Beras di Pasar Banda Aceh

BANDA ACEH - Perum Bulog Drive Aceh menggelar operasi pasar guna menstabilkan stok dan harga beras di Kota Banda Aceh sejak 8 Desember 2015 lalu.…

root Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 797×

BANDA ACEH – Perum Bulog Drive Aceh menggelar operasi pasar guna menstabilkan stok dan harga beras di Kota Banda Aceh sejak 8 Desember 2015 lalu. Hingga 31 Desember 2015, pemerintah telah menyalurkan 451.800 kilogram beras kepada masyarakat.

Kabid Pelayanan Publik Perum Bulog Drive Aceh, Johan Salim, mengatakan pihaknya sudah menyalurkan cadangan beras pemerintah melalui 20-an toko sembako di Banda Aceh. Sementara harga jual beras mencapai Rp 8.400 per Kg dan Rp 126.000 per sak. 

“Beras yang kami salurkan berkualitas bagus. Alhamdulillah, dalam satu bulan terakhir harga dan stok beras stabil,” kata Johan Salim, Senin, 4 Januari 2016.
 
Ia mengatakan operasi pasar ini dilakukan setelah memantau gejolak harga dan menindaklanjuti instruksi dari pemerintah. 

“Sejak Desember lalu memang ada kecenderungan harga naik. Jadi sebelum terus naik langsung kita redam. Sekarang untuk beras medium harganya berkisar Rp9 ribuan dari sebelumnya Rp10 ribuan,” ujarnya.
 
Johan juga mengimbau masyarakat agar tidak resah dan tidak memborong beras karena stok cukup hingga musim panen mendatang. 

“Tolong laporkan jika ada yang menjual melebihi harga yang yang telah ditentukan, maupun ada indikasi penyelewengan oleh pemilik toko,” katanya, didampingi Kasi Analisa Harga Pasar, Chotrun Nada.
 
Sementara itu, Kabag Perekonomian Setdako Banda Aceh, Arie Maula Kafka, mengatakan, memasuki Desember hingga Januari harga beras trend-nya memang naik, sehingga perlu diantisipasi sejak awal. 

“Target kita sampai harga benar-benar stabil, mungkin sampai akhir Februari seiring dengan penyaluran Raskin,” kata Arie.
 
Dia mengatakan akan terus memantau pergerakan harga beras di pasaran. 

“Akhir Februari atau Maret nanti juga akan memasuki masa panen sehingga stok dipastikan melimpah. Maka untuk mencegah turunnya harga yang merugikan petani, operasi pasar akan kita stop pada saat itu,” ujarnya.
 
Di sisi lain, kata dia, operasi pasar juga dilakukan untuk mengantisipasi masuknya bulan Maulid Nabi. Sementara tujuan utama operasi pasar adalah agar harga stabil dan masyarakat tenang. 

“Kepada pemilik toko kami mengimbau agar menjual sesuai harga yang telah ditentukan,” kata Arie seraya mengungkapkan pihak Bulog juga telah memasang spanduk harga di setiap toko yang ditunjuk untuk menyalurkan beras tersebut kepada masyarakat.[](bna)

root
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar