BANDA ACEH Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk. H. Faisal Ali, mengatakan tsunami yang melanda Aceh pada tahun 2004 lalu adalah sebuah cobaan dan bukan laknat Allah.
Tsunami nyan yang gebri le Allah nyan cobaan. Pakon geubri cobaan karena tanyoe mampu ta terima cobaan. Pat bukti jih? Sampe jinoe hana ureung pungoe karena tsunami. Leuh nyan na yang prediksi akan na penyaket tapi hana. Teunte nyan kon kutukan, ucap Tgk. H. Faisal Ali saat dihubungi portalsatu.com, Minggu, 19 Juni 2016.
Hal tersebut membantah teori yang dibangun oleh seorang penceramah bernama Khalid Basalamah. Dalam video yang berdurasi 11 menit 46 detik tersebut, Khalid Basalamah mengatakan tsunami Aceh adalah azab Allah.
Pasalnya masyarakat Aceh secara mayoritas telah menggunakan ganja secara terang-terangan, dan menyebut penggunaan daun ganja di Aceh adalah hal yang biasa. Dalam video tersebut tepatnya pada menit ke 4.59 ia mengatakan azab akan datang jika sudah meratanya sebuah dosa besar, dan dalam hal ini ia menuding masyarakat Aceh secara mayoritas telah mengonsumsi ganja secara bebas. “Dan hal itu adalah dosa besar yang merata,” ujar Khalid. (Lihat: Ustadz Ini Sebut Ganja Penyebab Tsunami Aceh?)
Lem Faisal–sapaan akrab Tgk H. Faisal Ali, mengatakan pada dasarnya, tsunami Aceh bukanlah laknat Allah melainkan cobaan.
Tsunami nyan na ayat laen yang mengatakan bahwa itu adalah cobaan bukan laknat, ucap Wakil MPU Aceh, Tgk H. Faisal.