LHOKSUKON – Sejumlah tokoh yang sudah menyatakan akan maju sebagai bakal calon Gubernur Aceh pada pilkada 2017 dinilai lumayan baik. Namun kandidat terbaik harus mampu merealisasikan semua peraturan turunan UUPA dan berpihak kepada rakyat.
Hal itu disampaikan Mukhtar Abdullah, komedian Aceh yang berperan sebagai Aduen Jelas dalam serial Eumpang Breuh kepada portalsatu.com, Sabtu, 30 April 2016, via telepon seluler.
Pria yang kini akrab disapa Aduen Jelas itu menyebut pemimpin Pemerintah Aceh periode mendatang juga harus mampu menuntaskan persoalan kemiskinan, termasuk masalah bendera Aceh.
“Pemimpin yang baik haruslah amanah, berpihak kepada masyarakat, dan mampu menegakkan syariat Islam agar Aceh tidak diobok-obok pihak luar,” ujar putra Cot Untong, Nisam, Aceh Utara ini yang pernah menjadi staf di kantor Badan Penguatan Perdamaian Aceh (BP2A) 2006 hingga 2008.
Aduen Jelas berharap pula kepada pemimpin Aceh ke depan untuk memperjuangkan agar semua butir-butir MoU Helsinki diimplementasikan secara menyeluruh oleh Pemerintah Pusat dalam peraturan turunan UU Pemerintahan Aceh. Hal itu dinilai penting untuk lebih memajukan pembangunan Aceh dan mewujudkan kesejahteraan rakyat.
Calon Gubernur Aceh (terpilih) harus memberi realisasi dalam penyelesaian butir-butir MoU Helsinki, bukan sekadar janji. Jangan sampai ada pihak provokator yang ingin menghancurkan MoU (Helsinki) dan syariat Islam di Aceh,” tegas mantan kombatan ini.
Ditanya apakah sudah ada tawaran untuk memeriahkan kampanye calon kepala daerah pada pilkada serentak 2017 mendatang, Aduen Jelas mengatakan, “Secara personal untuk sementara ini belum ada. Jika memang nantinya ada tawaran tentu saya siap”.[]