Ada ribuan (mungkin jutaan) bentuk tulisan yang dimiliki oleh bahasa-bahasa di dunia ini. Namun, pernahkah terlintas dalam benak Anda mengenai bentuk awal tulisan?

Banyak ahli mengatakan, bentuk awal tulisan pada batu-batu peninggalan hampir semua berupa gambar primitif atau diagram. Gambar primitif menyampaikan pesan-pesan menyerupai kartun-kartun modern, misalnya, gambar sosok manusia menyerupai manusia sebenarnya, tetapi maknanya tergantung pada gambar itu sendiri.

Sebuah diagram berupa arah mengandung pesan penunjukan tempat atau arah sebagaimana yang ditunjukkan. Semua gambar itu untuk menyampaikan pesan pada mata saja, bukan pesan melalui mata sebagai rangsangan pada telinga (bukan didengar, melainkan dilihat saja). Meski demikian, relasi antara gambar dengan ujaran cukup dekat. Sebagian bentuk digambarkan agar dapat diterjemahkan secara lisan.

Namun demikian, diagram-diagram tersebut berbeda sekali dengan tulisan sebab tidak ada padanan antara gambar itu dengan bahasa. Akibatnya, seorang penafsir gambar dapat dengan bebas menafsirkan gambar.

Pada tahap awal, penafsiran terhadap lambang dapat bervariasi menurut gambar yang dibuat. Namun, gambar-gambar tersebut cukup berhasil menyampaikan pesan kendatipun penafsirannya beragam. Kebutuhan akan penyampaian pesan atau berkomunikasi itulah yang diduga sebagai kekuatan yang mengarah pada tahap-tahap terbentuknya tulisan.[]