SUBULUSSALAM – Arus balik dari Subulussalam menuju Banda Aceh melonjak drastis sejak H+3 Lebaran Idul Fitri 1437 Hijriah hingga H+7.
Polah Manik, karyawan Mentari Tour kepada portalsatu.com, Selasa 12 Juli 2016 mengatakan lonjakan arus balik ini disebabkan banyaknya mahasiswa ke Banda Aceh.
“Hari biasa paling satu mobil, sekarang dua sampai tiga mobil setiap hari,” katanya.
Tarif angkutan umum Subulussalam-Banda Aceh sesuai instruksi Organda berkisar Rp 220 ribu per orang, namun untuk mahasiswa pihak loket hanya mengambil Rp 200 ribu. Hal ini sebagai bentuk dukungan kepada mahasiswa sedang menimba ilmu.
“Dengan cara ini kita membantu mahasiswa, mereka cukup bayar Rp 200 ribu saja,” ujar Polah.
Lonjakan arus balik usai liburan lebaran membuat sebagian masyarakat kesulitan mendapatkan jasa angkutan umum, terutama jurusan Banda Aceh.
Ridwan, salah seorang calon penumpang jurusan Banda Aceh nyaris tidak bisa berangkat karena jumlah penumpang di sejumlah loket travel di Subulussalam sudah penuh pesanan.
“Untung ada salah seorang sopir kebetulan menuju ke Banda Aceh mengantarkan mobil, jadi saya bisa menumpang sama dia,” katanya.[]
Laporan Dirman Bakongan