LHOKSEUMAWE – Ketua MPU Aceh Utara, Abu H. Mustafa Ahmad akrab disapa Abu Paloh Gadeng, mengharapkan hadirnya Pangdam IM yang baru dapat menjaga situasi keamanan dan kenyamanan di Aceh dengan baik tanpa ada gesekan apapun.
“Dulunya Pak Tatang menjaga keamanan di Aceh Utara dan Lhokseumawe namun sekarang harus buat keamanan itu untuk Aceh. Saya mengharapkan supaya Aceh Utara, Lhokseumawe, dan umumya daerah Aceh terus dalam kondisi aman walau sedang menghadapi tahun politik atau Pilkada,” kata Abu Paloh Gadeng, saat silaturrahmi Pangdam IM dengan para Ulama, pimpinan Pesantren/ Dayah serta pemuka agama yang ada di Lhokseumawe dan Aceh Utara, Sabtu 19 November 2016 sore di aula Makodim setempat.
Abu Paloh Gadeng meminta masyarakat berdoa agar daerah Aceh aman dan tentram.
“Kalau ada aliran-aliran yang menyimpang agar tidak cepat terpancing dan termakan isu tidak benar sehingga memperkeruh suasana. Jika memang mereka menyimpang dengan Pancasila sebaiknya angkat kaki dari NKRI. Indonesia mempunyai filsafah dan perlu dicintai sebagai warga negara, sebut Abu Paloh Gadeng.
Sementara itu, Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Tatang Sulaiman, di tempat yang sama, mengatakan ancaman berat bangsa Indonesia saat ini adalah Narkoba. Pasalnya, setiap tahun ada 15 ribu jiwa yang meninggal akibat barang haram tersebut.
Tak hanya Narkoba, ancaman lainnya ada terorisme, radikalisme dan juga persaingan ekonomi tingkat negara-negara di dunia.
Ada sejumlah ancaman terberat yang harus dipikirkan bersama saat ini seperti narkoba, terorisme, radikalisme, persaingan ekonomi dan lainnya. Ini harus kita sikapi secara serius sebab negara Indonesia sedang menghadapi ancaman serius tersebut, kata Mayjen Tatang.
Tatang menyebutkan agenda tersebut bertujuan untuk berbagi pengalaman bahwa Indonesia say ini sedang menghadapi ancaman serius. Misalkan narkoba, setiap tahunnya pasti memakan korban namun sampai saat ini hal itu hanya disikapi secara biasa saja.
Setiap tahun 15 ribu jiwa meninggal. Tetapi kita biasa saja menghadapi kejadian itu padahal seharusnya sangat penting untuk kita sikapi, sebut Tatang.[]