SIGLI – Kabut asap terus menyelimuti hampir seluruh wilayah Kabupaten Pidie. Kondisi tersebut menyebabkan cuaca redup sejak pagi Minggu, 25 Oktober 2015.
“Jarak pandang pun terbatas hanya 100 meter yang kelihatan itupun kurang jelas,” kata Deddy warga Grong-Grong.
Hal senada disampaikan Rahmi, warga Alun-Alun Kota Sigli. Dia mengaku kesulitan bernafas lantaran kabut asap. Anehnya lagi cuaca seperti mendung tapi suhu terasa panas.
“Kami tidak tahu apakah bencana ini berbahaya. Kami resah dan berharap adanya tindakan dari pemerintah,” katanya.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie mengaku tetap siaga meski belum ada peryataan resmi tentang bahaya dari pihak terkait.
“Jika pihak lingkungan hidup sudah mengeluarkan pernyataan resmi tentang bencana akibat asap, kita sudah siap bergerak,” kata Kepala BPBD Pidie, Apriadi S.Sos.[](bna)
Laporan: Zamah Sari