Kehilangan keperawanan cenderung merupakan aib yang sangat besar. Bagi perempuan, kehilangan keperawanan sebelum menikah akan berakibat dirinya dicap sebagai perempuan yang buruk. Salah satu faktor penyebab perempuan kehilangan keperawanan ternyata terjadi akibat pengaruh dunia internet.
Dilansir dari laman uReport, Sabtu (19/11/2016), seks seakan tak dianggap sebagai privasi yang intim dan romantis. Dari data kasus yang terjadi, sebagian besar perempuan muda cenderung kehilangan keperawanan di bawah 18 tahun.
Hal ini dikarenakan tekanan teman sebaya. Rasa ketertarikan dengan kekasih berujung petaka tatkala antarteman perempuan bertanya soal sejauh mana hubungan yang dibangun. Rasa minder dan malu bisa dialami seorang perempuan.
Untuk menghindari diri dari candaan dan enggan ditertawakan teman, berhubungan seks di usia muda menjadi pilihan nekat yang diambil. Namun, keputusan itu akan mengacaukan masa depan perempuan tersebut.
Dalam pengambilan keputusan tersebut, peran orangtua tak terlihat karena para remaja cenderung takut untuk menceritakan apa yang menimpanya. Akhirnya, anak-anak lebih memilih mencari saran di internet. Namun saran yang ada di internet justru “membunuh” para remaja putri muda. Mereka pun memperoleh saran yang salah.