JAKARTA – Bupati Bengkulu Selatan, Bengkulu, Dirwan Mahmud merasa dijebak. Dia mengaku tak tahu menahu soal penemuan sabu dan ekstasi di ruang kerjanya.
Hal itu ia sampaikan usai menjalani pemeriksaan darah, rambut, dan tes urine di markas Badan Narkotika Nasional (BNN), Jakarta, Sabtu (14/5) pukul 20.15 WIB.
“Ya barangkali terjebakan,” kata Dirwan yang diperiksa selama hampir satu jam.
Saat disinggung siapa pihak yang ingin menjebaknya, Dirwan memilih untuk tidak mengungkapkannya. Hanya saja, ia menduga, bahwa pihak yang menjebaknya adalah orang-orang yang ingin menjatuhkannya dari posisinya saat ini.