Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) tetap berkomitmen memberikan pelayanan maksimal bagi pengunggi Rohingya yang masih berada di integrated community shelter (ICS) Blang Adoe, Aceh Utara. Hal ini ditegaskan Koordinator ICS ACT, Rahadiansyah dan Media Relations Komite Solidaritas untuk Rohingya (KNSR), Zainal Bakri, melalui rilis diterima portalsatu.com, Senin, 19 Oktober 2015.
Rahadiansyah menambahkan, dari awal kehadiran ACT di Aceh untuk membantu pengungsi etnis Rohingya yang terusir dari negerinya karena status mereka yang tidak diakui sebagai bagian dari warna negara Burma. Misi kita hadir di sini adalah untuk membantu mereka. Karena itu berapapun jumlah pengungsi Rohingya yang ada di shelter Blang Adoe, kita tetap berikan pelayan yang maksimal, tegasnya.
Selain itu, ujarnya, pihak ACT sudah merancang program pengembangan ekonomi bagi Rohingya dan masyarakat sekitar. Salah satu bentuk program pemberdayaan ekonomi yang sudah kita matangkan adalah penggemukan sapi. Kita sudah siapkan tempatnya dalam shelter Blang Adoe, katanya.