TERKINI
NEWS

Aceh Tengah ‘Cari’ Penghafal Alquran

TAKENGON - Setelah sukses menggelar Musabaqah Tilawatil Quran tingkat keluarga pada Oktober lalu, Pemkab Aceh Tengah kali ini mencari sosok-sosok penghafal alquran melalui ajang bertajuk Musabaqah Tahfizhil Quran…

root Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 702×

TAKENGON – Setelah sukses menggelar Musabaqah Tilawatil Quran tingkat keluarga pada Oktober lalu, Pemkab Aceh Tengah kali ini mencari sosok-sosok penghafal alquran melalui ajang bertajuk Musabaqah Tahfizhil Quran Wa Tahsinih (MTQT).

Berdasarkan siaran pers diterima portalsatu.com, MTQT telah dilaksanakan pada 26-27 Nopember 2015, dan diklaim oleh Aceh Tengah sebagai ajang pertama, karena belum pernah digelar sebelumnya.

Menurut Kepala Dinas Syari'at Islam Aceh Tengah, Alam Suhada, MTQT ini berbeda dari MTQ reguler yang di dalamnya juga ada tahfizh. “Ini khusus, dengan apresiasi yang khusus juga,” katanya.

Alam menambahkan, musabaqah penghafal alquran kali ini diikuti 21 orang tingkat remaja dan dewasa. Untuk tingkat dewasa kali ini mampu menghafal hingga 18 juz atas nama Mahliawati, warga Kecamatan Bebesen yang sehari-hari bekerja sebagai PNS.

Berikutnya di tingkat remaja, keluar sebagai yang terbaik Dzaki Al- Harits, warga Kecamatan kebayakan yang saat ini santri di Dayah Modern Arun Lhokseumawe. “Kedua penghafal quran tingkat dewasa dan remaja tersebut berhak atas penghargaan umrah,” ujar Alam.

Mencari para penghafal alquran ini menjadi inisiatif Bupati Aceh Tengah Nasaruddin yang dalam beberapa kesempatan menelurkan ide untuk memberikan umrah bagi penghafal alquran terbanyak dan terbaik.

Nasaruddin di sela penutupan musabaqah mengatakan para penghafal alquran merupakan orang-orang istimewa yang hidup dalam masyarakat. Sebab untuk melakukannya tidak sembarang orang bisa, hanya orang tertentu saja, karena itu dia menyebut penghafal alquran sebagai orang penting dan istimewa.

Begitu juga pandangan Nasarudin terhadap keluarga yang seluruh anggota keluarganya mampu dengan baik membaca alquran.

“Keluarga terbaik dalam baca alquran yang sudah dipilih beberapa bulan lalu akan diberangkatkan umrah bersama para penghafal quran terbaik tahun ini, direncanakan berangkat akhir Februari 2015 nanti,” ujar Nasaruddin yang menyatakan kalau ada izin Gubernur Aceh akan ikut mendampingi untuk umrah bersama.

Pemberian penghargaan umrah tersebut, menurut Nasaruddin, akan terus ditingkatkan seiring dengan upaya melibatkan lebih banyak peserta. Tahun depan keluarga terbaik dan penghafal alquran akan diperbesar peluang mendapat penghargaan umrah, keluarga terbaik satu, dua dan tiga, kemudian penghafal alquran dewasa putra putri, dan penghafal alquran remaja putra putri.

Berikutnya Nasaruddin mengatakan para reje beserta istri dan para imam bersama istri juga akan diikutkan dalam musabaqah membaca Alquran dengan penghargaan juga berupa umrah.

“Jika reje atau imam sudah baik membaca alquran maka akan menjadi teladan sehingga lebih mudah mengajak dan mendorong masyarakat untuk berbuat baik, positif dan produktif dalam kehidupan sehari-hari,” demikian Nasaruddin.[]

root
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar