MEUREUDU - Pihak Dayah Darul Munawarrah Kuta Krueng, Bandar Dua, Pidie Jaya mencoba untuk klarifikasi isu berkembang yang menyebutkan para santri dayah tersebut keracunan obat…
MEUREUDU – Pihak Dayah Darul Munawarrah Kuta Krueng, Bandar Dua, Pidie Jaya mencoba untuk klarifikasi isu berkembang yang menyebutkan para santri dayah tersebut keracunan obat setelah pemberian obat anti-difteri oleh pihak Dinas Kesehatan Pidie Jaya.
“Berkembang isu dalam masyarakat, para santriwan dan santriwati Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng keracunan obat-obatan. Sebenarnya itu hanya efek dari pemberian anti penyakit difteri, bukan keracunan obat-obatan,” kata Abiya Anwar Kuta Krueng, Wadir I dayah tersebut, Selasa, 21 Maret 2017.
Abiya menegaskan isu yang berkembang bahwa para santriwan dan santriwati keracunan obat itu tidak benar dan sudah dijelaskan oleh pihak Dinas Kesehatan, apabila ada gangguan kesehatan dalam tubuh seperti gangguan lambung dan lainnya, obat itu akan bereaksi.
“Tidak benar para santriwan dan santriwati Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng keracunan, tapi kalaupun ada itu hanya reaksi dari obat anti defteri saja,” tegas Abiya Kuta Krueng
Abiya menambahkan, kalaupun ada sebagian santri yang terserang penyakit tersebut mereka yang baru balik dari gampong, bukan santri yang selama ini tinggal di dayah dengan pemberian obat tersebut. Ia meminta para orang tua/walisantri tidak perlu khawatir dan risau terhadap isu tersebut.
“Kami mengharapkan para wali dan orang tua santri tidak perlu khawatir dan risau terhadap isu tersebut. Pihak dayah telah mengupayakan pencegahannya yang ditangani langsung Dinas Kesehatan Pidie Jaya,” kata putra tertua Abu Kuta Krueng itu.[]