SIGLI - Komandan Kodim 0102/Pidie Letkol Inf Usik Samwa Parana, bersama kelompok tani dan masyarakat kemarin melakukan panen perdana padi hibrida di Desa Cut Kecamatan…
SIGLI – Komandan Kodim 0102/Pidie Letkol Inf Usik Samwa Parana, bersama kelompok tani dan masyarakat kemarin melakukan panen perdana padi hibrida di Desa Cut Kecamatan Titeu, Kabupaten Pidie, Selasa, 5 April 2016. Penyediaan bibit padi ini bekerja saja dengan PT. Dupont Indonesia untuk areal seluas 25 hektar.
Panen raya ini juga dihadiri Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, Kadis pertanian, BP2KP Pidie, Kapolres Pidie, Muspika Kecamatan Titeu dan Keumala, serta turut hadir Marketing Manager PT. DUPONT Indonesia Yuana Laksana serta District Sales Manager Aceh Bambang Misdianto.
Panen raya tersebut diperkirakan dapat menghasilkan 10-11 ton padi/hektar. Keberhasilan panen padi ini tidak lepas dari peran aktif Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0102/Pidie dan tim penyuluh pertanian serta tak lepas pula bantuan bibit padi dari PT. Dupont Indonesia.
Letkol Inf Usik Samwa Parana melalui keterangan tertulis yang diterima portalsatu.com mengatakan, dalam memberikan pendampingan terhadap kelompok tani bersama PPL, para Babinsa tidak segan-segan untuk turun langsung ke sawah membantu petani mengolah lahan persawahannya.
“Jika petani menemui kendala maka Babinsa akan berkordinasi dengan tim penyuluh pertanian dan kelompok tani tersebut untuk mencari solusinya,” katanya.
Kegiatan yang dilakukan Babinsa dalam mendampingi kelompok tani tersebut merupakan suatu bentuk dukungan Kodim 0102/Pidie dalam mensukseskan Program Swasembada Pangan Nasional yang dicanangkan pemerintah.
Dalam sambutannya Dandim 0102/Pidie sangat berterima kasih atas kerjasama antar TNI dengan Pemda Pidie dalam hal ketahanan pangan.
“Yang mana program ini sangat berguna bagi kita semua, diharapkan kerjasama yang telah terjalin agar terus dijaga supaya hasil panen mencapai target yang diinginkan dan untuk meningkatkan kesejahteraan para petani khususnya kesejahteraan rakyat di Pidie,” ujarnya.
Untuk itu, Dandim menekankan kepada seluruh Babinsa Kodim 0102/Pidie supaya lebih aktif dalam memberikan pendampingan serta motivasi kepada kelompok tani agar bersemangat dalam mengelola lahan pertaniannya.
Pada kesempatan itu, Bupati Pidie dalam sambutannya juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar- besarnya kepada TNI khususnya prajurit Kodim 0102/Pidie beserta seluruh elemen masyarakat yang telah bekerjasama dengan Pemda Pidie untuk meningkatkan swasembada pangan di Pidie.
“Kami juga berharap dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat dengan adanya program pembangunan waduk Rukoh di Kecamatan Tiro sehingga permasalahan kekurangan air dapat teratasi dengan adanya waduk Rukoh,” kata Sarjani.
Sementara itu Manager PT. Dupont Indonesia Lukas Tadja Country mengatakan, PT. Dupont Indonesia berkomitmen memberikan dukungan aktif dalam program swasembada pangan dengan memproduksi bibit padi PP3 yaitu padi hibrida yang berkualitas tinggi dengan hasil panen mencapai 11,7 ton GKG/Ha.
“Dengan adanya kerjasama ini ke depan hasil panen petani akan lebih meningkat dan target swasembada pangan akan tercapai. PT. Dupont selalu siap sedia membantu petani dari sisi teknis budidaya terbaik sehingga produktivitas petani dapat ditingkatkan,” kata Lukas.[](ihn)