BANDA ACEH – Sejarah bus di Aceh tidak terlepas dari Perusahaan Motor Transport Ondenemer Hasan atau lebih dikenal dengan PMTOH. Dalam sejarahnya PMTOH adalah salah satu perusahaan otobus (PO) tertua dan terbesar yang masih beroperasi hingga kini.
Perjalanan bus tertua ini sejak tahun 1960. Puncak keemasannya, PMTOH melayani trayek Pulau Sumatera hingga Pulau Jawa. Masa jaya angkutan penumpang jarak jauh ini yaitu tahun 1970 hingga awal dekade 2.000 -an sebelum riuhnya jasa penerbangan Sumatera-Jawa. Transportasi penumpang AKAP (Antarkota antarprovinsi) masih mendominasi pada masa itu.
Ribuan kilometer jalan dulunya diramaikan oleh perusahaan otobus (PO) yang melayani trayek antarkota dalam provinsi (AKDP) antarkota di Sumatera maupun Pulau Jawa. PMTOH bagian dari perusahaan yang sudah beroperasi pada masa jaya itu.
PMTOH salah satu bus yang membawa penumpang trayek Banda Aceh-Pulau Sumatera hingga Pulau Jawa.
Sekarang PMTOH mulai “berbenah” menghadapi ketatnya perasaingan antararmada. Mengeluarkan bus-bus terbaru, tentunya dengan suspensi tinggi dan mempunyai fasilitas sangat baik.
Wakil Ketua II Aceh Bus Lovers, Rangga, kepada portalsatu.com, Minggu 3 April 2016, mengatakan, bus pertama kali memakai fasilitas wi-fi dan pertama pula memakai bodi karoseri Adi Putro adalah PMTOH.
Rangga mengatakan, PMTOH selalu membuat PO bus di Aceh kian berwarna.