TERKINI
OPINI

Ini Dia Pemenang Audisi Sunsilk Hijab Hunt di Aceh

BANDA ACEH - Empat finalis akhirnya dinyatakan sebagai pemenang audisi Sunsilk Hijab Hunt di Aceh yang digelar selama dua hari di Amel Convention Hall, Sabtu-Minggu,…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 2.1K×

BANDA ACEH – Empat finalis akhirnya dinyatakan sebagai pemenang audisi Sunsilk Hijab Hunt di Aceh yang digelar selama dua hari di Amel Convention Hall, Sabtu-Minggu, 26-27 Maret 2016. Pengumuman dilakukan pada Minggu malam.

Dengan begitu, keempat finalis ini berhak mengikuti tahapan selanjutnya yang akan dipilih untuk masuk 50 besar finalis yang akan diberangkatkan ke Jakarta, berdasarkan polling sms dan voting terbanyak di media sosial.

Untuk sms dan voting online akan dimulai pada 7 Mei 2016 mendatang setelah audisi Sunsilk Hijab Hunt di Jakarta selesai. Dan untuk mendukung jagoannya, masyarakat bisa mengirimkan sms dan voting online melalui detik forum.

Salah seorang juri Sunsilk Hijab Hunt di Aceh, Meliyanti, mengatakan ada terjadi sedikit perubahan dalam audisi yang dibuat di Aceh. Awalnya hanya dicari dua peserta berbakat untuk melaju ke babak selanjutnya. Tetapi karena bakat-bakat yang ditampilkan peserta begitu memukau juri, para juripun kewalahan menentukan siapa yang berhak melanjutkan ke etape berikutnya.

Akhirnya dewan juri dan panitia memutuskan untuk mencari empat finalis yang dikirinya layak masuk ke babak selanjutnya.

“Kami nggak salah melakukan audisi Sunsilk Hijab Hunt di Aceh, karena muslimah di Aceh sendiri sangat berbakat sampai kami butuh waktu lama untuk menentukan siapa aja yang masuk empat besar,” kata Meliyanti kepada portalsatu.com, Minggu malam, 27 Maret 2016.

Keempat finalis yang beruntung tersebut adalah Tasya Meisella Aditya, 21 tahun dan saat ini berstatus sebagai mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala. Selanjutnya Novi Maghfirah, 24 tahun, dan bekerja sebagai pegawai kontrak di Dinas Bina Marga Provinsi Aceh. Berikutnya Dresiska Latifu Faisal, 17 tahun dan masih menjadi siswi di SMAN 2 Banda Aceh. Terakhir Nona Nurfadhila, 20 tahun, mahasiswa Bimbingan Konseling UIN Ar-Raniry Banda Aceh.[]

Laporan Nur Alawiyah

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar