BANDA ACEH- Masyarakat Relawan Irwan Djohan (MARI) merasa ada yang aneh terhadap tidak masuknya nama Irwan Djohan dalam bakal calon Wali Kota Banda Aceh dari…
BANDA ACEH- Masyarakat Relawan Irwan Djohan (MARI) merasa ada yang aneh terhadap tidak masuknya nama Irwan Djohan dalam bakal calon Wali Kota Banda Aceh dari Partai NasDem.
“Alasan yang kami dengar bahwa tidak majunya Irwan karena ingin fokus sebagai sebagai anggota DPRA. Oke, ini soal amanah dan etika politik Irwan kepada konstituen, kita hargai dan apresiasi, ujar Zelfri Adrian, salah satu koordinator MARI, melalui surat elektronik diterima portalsatu.com, Sabtu, 26 Maret 2016, malam.
Zelfri melanjutkan, “Tapi alasan tersebut tidak berhenti di situ saja. Karena dari informasi yang kami dapat, kami menduga ada permainan tingkat tinggi yang menekan Irwan Djohan sehingga Irwan batal maju sebagai bakal calon wali kota.
Menurut Zelfri, MARI menerima informasi ada yang ngotot ingin menjadi wali kota dan wakil wali kota dari NasDem dan berupaya menyingkirkan Irwan dengan cara apapun.
Kita akan terus pantau kebenaran informasi ini sampai tahapan pleno berikutnya dan menunggu hasil survei elektabitas bakal calon kandidat wali kota dari Partai NasDem nanti, ujar Zefri.
Sejauh ini, Zelfri melanjutkan, pihakya melihat beberapa elite berhasil menekan Irwan. Karena mereka tahu Irwan Djohan ini tipikal politisi malas ribut, memilih diam dan tidak mau berurusan dengan intrik dalam perebutan kekuasaan, pungkasnya.[] (rel)