<!--StartFragment--> BANDA ACEH - Sembilan akademi kesehatan milik Pemerintah Aceh yang tersebar di seluruh kabupaten kota di Aceh terancam bubar. Hal itu terjadi lantaran lembaga…
<!–StartFragment–>
BANDA ACEH – Sembilan akademi kesehatan milik Pemerintah Aceh yang tersebar di seluruh kabupaten kota di Aceh terancam bubar. Hal itu terjadi lantaran lembaga pendidikan tersebut tidak mampu mengelola regulasi, dan tidak terdaftar di lembaga pendidikan tinggi (Dikti).
Hal itu disampaikan Ketua Komisi VI DPR Aceh Iskandar Daod, setelah menggelar rapat terkait sekolah kesehatan milik Pemerintah Aceh tersebut.
“Ada 9 sekolah kesehatan yang terancam dibubarkan, kita sangat sayangkan kelambanan gubernur memperhatikan sekolah-sekolah tersebut,” kata Iskandar Daod kepada portalsatu.com di Banda Aceh, Senin, 21 Maret 2016.
Saat ini kata Iskandar, sekolah-sekolah tersebut dijalankan oleh pemerintah, sehingga sangat tertinggal.
“Perlu ada kebijakan Gubernur untuk memperbaiki ketertinggalan sekolah tersebut, bisa melalui pergub agar lebih serius,” ujar politisi Demokrat asal Nagan Raya ini.
Lembaga pendidikan yang terancam bubar tersebut berada di Banda Aceh dan kabupaten seperti Akademi Analis Kesehatan Aceh, Akademi Farmasi Aceh, Akademi Keperawatan, dan lain-lain.[](ihn)
<!–EndFragment–>