BANDA ACEH – Namanya Hasrizal, Mahasiswa angkatan 2012 Fakultas Hukum Unsyiah dan angkatan 2013 mahasiswa aktif jurusan akutansi Fakultas Ekonomi Unsyiah. Selain mahasiswa aktif, dia juga terpilih sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Syiah Kuala, sebelumnya ia menjabat menteri politik hukum kampus (Polhukam) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsyiah.
Kecintaannya terhadap dunia politik mengubah arus balik pendidikan yang ia rajut saat menjadi siswa MAN Model Banda Aceh jurusan IPA, ketika masuk ke Perguruan Tinggi Negeri Universitas Syiah Kuala ia memilih ilmu sosial.
Pria yang gemar menulis ini mengaku, memang mencintai kejuruan IPS, mengingat wawasan IPS siswa terbatas, Hasrizal bertekad memilih IPA saat di MAN, meskipun harapan kedua orangtuanya ia dapat masuk pendidikan kedokteran ketika melanjutkan Perguruan Tinggi Negeri.
Memasuki PTN Unsyiah, ia konsisten memilih Ilmu Sosial sebagai tujuan utamanya. Minatnya terjun ke dunia politik adalah keyakinan yang ia teguhkan dalam mengubah peradaban politik Indonesia. Saya ingin menjadi orang yang berperan membuat kebijakan sekaligus menjalankan perubahan, kata Hasrizal putra dari Hasbi Jalil dan Nuraini.
Pecinta fotografi ini tidak hanya menggeluti dunia politik, ia juga mampu mengulas banyak ilmu dalam bidang keagamaan, ia merupakan alumni MTsN Model Banda Aceh. Sejak duduk di bangku MTsN Model Banda Aceh Hasrizal aktif dalam organisasi sekolah, seperti OSIS dan Rohis.
Hasrizal melanjutkan kegiatan OSIS dan Rohis hingga ia masuk MAN Model Banda Aceh, ia pernah dipercayakan sebagai ketua Rohis MAN Model Banda Aceh, dan tergabung dalam GMM (Gema MAN Model) bidang jurnalis, selanjutnya ia melanjutkan aksinya sebagai DPW (Dewan Perwakilan Wilayah) Kesatuan Aksi Pelajar Muslim Indonesia (KAPMI) Banda Aceh 2010-2011, Sekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KAPMI Aceh 21012-2013, Anggota Majelis MPM Unsyiah 2013-2014.