TERKINI
TAK BERKATEGORI

Rumah Warga Nyaris Amblas Akibat Abrasi Sungai Baro Raya

SIGLI - Sejumlah rumah warga di sepanjang tepi Sungai Baro Raya Kabupaten Pidie, nyaris amblas ke sungai akibat abrasi. Bahkan badan jalan Lhok Keutapang-Sanggue Kecamatan…

MURTI ALI LINGGA Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 544×

SIGLI – Sejumlah rumah warga di sepanjang tepi Sungai Baro Raya Kabupaten Pidie, nyaris amblas ke sungai akibat abrasi. Bahkan badan jalan Lhok Keutapang-Sanggue Kecamatan Pidie mulai amblas. Warga berharap pemerintah segera menanggulanginya.

Alamsyah, 50 tahun, warga Gampong Lhok Kuetapang, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Selasa, 29 Desember 2015, mengaku rumahnya nyaris amblas setelah debit air sungai tinggi dan meluap hingga mengikis tebing di belakang rumahnya, pekan lalu.

Hal sama dirasakan Sofyan warga yang rumahnya di bagian belakang sudah ditopang batang bambu agar tidak ambruk. Ia khawatir jika luapan sungai terjadi lagi dan mengikis tebing sungai yang tanpa pengaman. “Kami siaga ketika hujan turun, apalagi kalau hujan di kawasan pengunungan tentunya akan menyebabkan debit air tinggi,” kata Sofyan didamping Fona, tokoh masyarakat Kecamatan Pidie.

Selain rumah warga, luapan air Sungai Baro Raya juga telah merusak ruas jalan yang menghubungkan dua kemukiman Kampong Baro dengan Keutapang Kemukiman Sanggue. Di sejumlah titik sebagian badan jalan mulai amblas ke sungai karena tidak ada penguat tebing sehingga mengalami longsor.

Fona mengatakan, sangat rawan dan berbahaya bagi pengguna jalan jika kurang hati-hati ketika melewatii jalur tersebut. “Pemerintah harus cepat menyikapi persoalan tersebut. Jangan sampai ada korban dulu baru diperbaiki,” katanya.

Menurut dia, sepanjang kawasan aliran Sungai Baro Raya harus dibangun tanggul penguat tebing mengingat sering meluap sehingga mengikis tanah tebing sungai.[]

MURTI ALI LINGGA
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar