MADRID – Masih ingat kejadian paling menghebohkan di MotoGP Sepang, Malaysia pada 22 Oktober 2015? Ketika itu, rider Yamaha Movistar, Valentino Rossi terlibat insiden dengan pembalap Honda, Marc Marquez.
Rivalitas yang melibatkan kedua pembalap berakhir di lap ketujuh. Marquez yang terus menempel Rossi, sejak lap keempat akhirnya keluar dari lintasan di putaran ketujuh usai berbenturan dengan The Doctor di tikungan ke-14. Sedangkan Rossi terus melaju dan berhasil finis di urutan ketiga.
Usai balapan, Marquez mengatakan Rossi telah menendang setang dan rem motornya. Namun The Doctor membantahnya dan mengaku tidak pernah berniat untuk menjatuhkan pembalap Spanyol itu. Keduanya sama-sama punya versi atas kejadian memalukan tersebut.
FIM (otoritas MotoGP) mengatakan kalau aksi jahat Rossi yang menendang motor Marquez sulit dibuktikan. Namun, hingga saat ini, Marquez masih menganggap pembalap Italia itu mempunyai niat jahat dengan sengaja menendang motornya.
“Memang tidak ada yang bisa mengubah pendapat fans dengan yang mereka lihat. Namun, yang saya tahu, dia (Rossi) menaruh kakinya di tangan saya,” imbuh Marquez, seperti dikutip dari El Mundo.