TERKINI
NEWS

HAkA Deteksi Ratusan Titik Api di Aceh, Nagan Raya Terbanyak

BANDA ACEH - Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HaKA) menemukan 662 titik api yang tersebar di setiap kabupaten di Aceh. Jumlah titik api tersebut…

MHD SAIFULLAH Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 913×

BANDA ACEH – Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HaKA) menemukan 662 titik api yang tersebar di setiap kabupaten di Aceh. Jumlah titik api tersebut diketahui berdasarkan data yang didapat pada portal Global Forest Wact (GFW) baru-baru ini. 

“Titik api ini ditemukan dari pantauan melalui satelit, periode 16 – 23 Oktober 2017. Satu minggu terakhir, berdasarkan data VIIRS (Visible Infrared Imaging Radiometer Suite) tersebut terdeteksi 662 titik api yang ditemukan di setiap kabupaten di Aceh,” ujar Sekteris Yayasan HAkA, Badrul Irfan, menjawab portalsatu.com melalui pesan singkat, Selasa, 24 Oktober 2017.

HAkA mendeteksi titik api menggunakan satelit Suomi-NPP. Sementara nama produknya adalah VIIRS yang melengkapi data MODIS. 

“Portal globalforestwacth (GFW) ini, bisa diakses oleh siapapun untuk melihat distribusi titik api yang akan terjadi ke depannya,” kata Badrul.

Meskipun menemukan ratusan titik api di Aceh, tetapi lembaga ini tidak bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut. Namun, Badrul berharap pihak terkait dapat segera memadamkan api. Selain itu, HAkA juga berharap pemerintah di Aceh terus mengampanyekan larangan pembakaran lahan di musim kemarau seperti sekarang.

Dari data yang dikirim HAkA diketahui jumlah titik api terbanyak terdeteksi di Nagan Raya, yaitu 107 hotspot. Kemudian disusul Aceh Barat 106 titik dan Aceh Tengah 86 titik. Aceh Selatan terlihat 72 titik api dan Gayo Lues terdeteksi 53 titik api.

Sementara itu, berdasarkan data yang dikutip dari portal Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Pusat bidang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla), terlihat adanya kenaikan titik panas di Aceh dari 1 titik menjadi 32 titik dalam sepekan terakhir. “(Ini) berarti jumlah hostpot (titik api) di Aceh naik dibandingkan minggu sebelumnya,” ujar Kasi Peringatan dini Dalkarhutla Eva Famurianti menjawab portalsatu.com.[]

MHD SAIFULLAH
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar