LHOKSUKON Biaya perjalanan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) geuchik dan aparatur gampong sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Utara ke Yogyakarta beberapa waktu lalu bervariasi. Kegiatan Bimtek itu diselenggarakan Lembaga Pengkajian dan Peningkatan Kapasitas Pemerintahan (LPPKP) di Hotel Pesonna Malioboro, Yogyakarta.
Saya berangkat berdua dengan geuchik Mustafa Aziz dengan anggaran yang diplot Rp 22 juta dari dana gampong 2017. Kami berangkat ke Yogyakarta Rabu malam dan kembali Selasa pagi. Bimtek itu berlangsung selama empat hari, 4 7 Oktober. Selain Bimtek, kita juga lakukan studi banding ke Desa Ponggok, ujar Akmal Daud, Sekdes Biara Timu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, saat ditemui portalsatu.com di Kota Pantonlabu, Minggu, 15 Oktober 2017 sore.
Kata Akmal, dana itu disetorkan langsung ke panitia LPPKP Pusat. Sementara Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMPPKB) Aceh Utara hanya mengeluarkan surat perjalanan dinas saja.
Soal dana gampong yang kita gunakan, di awal pembuatan pagu anggaran sudah ditentukan. Bimtek itu kami (para aparatur gampong) lakukan sesuai dengan Peraturan Bupati Aceh Utara no 43 tahun 2017 tentang standarisasi biaya pemerintahan gampong. Jika ditanya apakah bimtek itu ada manfaatnya untuk masyarakat, maka kembali lagi ke personal masing-masing peserta. Saya pribadi akan menerapkan itu di gampong pada awal tahun 2018 mendatang, khususnya tentang BUMDes, ucap Akmal Daud yang juga Koordinator Rombongan dari Kecamatan Tanah Jambo Aye.