TAKENGON — Konflik tapal batas antara Desa Tansaran, Daleng, dan Bahgie di Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah berbuntut panjang.
Konflik ini disebut-sebut telah terjadi sejak 2009 dan belum ada penyelesaian hingga saat ini meski setelah audiensi telah dilakukan.
Benih konflik tersebut kembali mencuat dan masih pada persoalan yang sama, yaitu mengenai tapal batas dan pengelolaan objek wisata Pantan Terong. Keributan ini terjadi saat salah satu desa memasang spanduk selamat datang di lokasi yang menjadi sengketa.
Keberadaan spanduk itu diketahui pada Sabtu, 7 Oktober 2017. Memancing emosi warga lainnya dan terus memanas hingga Sabtu malam.
Akibatnya, ratusan petugas yang tergabung dalam TNI/Polri dan dibantu Satpol PP-WH dan Linmas Aceh Tengah, terpaksa dikerahkan ke lokasi guna meredam bentrok antarwarga.
Sejumlah spanduk yang telah dipasang juga diamankan petugas. Sementara itu, sejumlah aparatur dari tiga desa beserta tokoh masyarakat, ikut dikumpulkan di Kantor Camat Bebesen untuk bermusyarah. Hingga pukul 21:05 WIB malam tadi musyawarah masih berlangsung.