TAKENGON – Usai menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2016, Bupati Aceh Tengah, Ir. H. Nasaruddin, M.M., mengungkapkan prioritas pembangunan tahun depan. “Prioritas penggunaan anggaran tahun depan lebih besar porsinya untuk infrastruktur jalan, baik di lingkungan kota maupun permukiman warga, terutama jalan yang menuju sentra produksi perkebunan,” ujar Nasaruddin, melalui siaran pers diterima portalsatu.com, Sabtu, 19 Desember 2015.
Selain infrastruktur, kata Nasaruddin, anggaran Aceh Tengah tahun depan juga lebih dominan diperuntukkan bagi peningkatan pelayanan pendidikan, kesehatan dan pertanian. Di bidang pendidikan dan kesehatan, Pemkab Aceh Tengah akan memberi dukungan operasional bagi para guru dan tenaga medis terutama yang bertugas di daerah yang jauh dari pusat kabupaten dan pusat kecamatan.
Sementara bidang pertanian difokuskan untuk peningkatan irigasi kecil sehingga masyarakat bisa memanfaatkan lahan secara maksimal. Selain prioritas yang disebutkan, bidang-bidang yang selama ini menjadi misi daerah tetap mendapat porsi anggaran yang sesuai.
“Melalui anggaran tahun depan diharapkan pertumbuhan ekonomi bisa lebih baik seiring dengan lancarnya hasil pertanian. Berikut juga kepuasan pelayanan kesehatan bisa meningkat termasuk menyentuh penanganan air bersih, dan terakhir pelayanan pendidikan bisa lebih merata,” kata Nasaruddin.
Aceh Tengah memperoleh DIPA 2016 sebesar Rp 1,131 triliun yang terdiri dari Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum, DAK Fisik (DAK Reguler dan DAK Infrastruktur Publik Daerah), DAK Nonfisik dan Dana Desa.