Dalam berbahasa, kita cukup sering menggunakan suatu kata tanpa mengetahui apakah kata yang kita gunakan itu sudah tepat kaidah atau malah sebaliknya. Tidak sedikit pula dari kita yang menggunakan suatu kata tanpa mencari tahu kembali makna yang sebenarnya dari kata yang kita pakai, padahal bila kita meluangkan waktu sedikit saja untuk mencari tahu, kemungkinan besar kita tahu bahwa kata yang kita gunakan tidak benar jika dilihat dari segi maknanya. Berikut ini ada beberapa kata yang salah kaprah penggunaannya oleh masyarakat, tetapi masih digunakan secara luas oleh masyarakat.
1. Jemaah
Kata “jemaah” banyak muncul ketika musim haji tiba. Dalam judul sebuah media online, misalnya, tertulis 16 Ribu Jemaah Haji Indonesia Laksanakan Tarwiyah di Mina. “Jemaah” bermakna kumpulan atau rombongan orang beribadah.
Jadi kalau tertulis “16 ribu jemaah”, bermakna ada 16 ribu kelompok/kumpulan/rombongan yang beribadah haji. Banyak sekali, bukan? Padahal, yang dimaksudkan dalam tulisan itu adalah 16 ribu calon haji. Jadi, judul 16 Ribu Anggota Jemaah Haji Indonesia Laksanakan Tarwiyah di Mina tampaknya lebih tepat.
2. Garang gahar
Sekilas, garang dan gahar memiliki makna yang berdekatan, yakni berhubungan dengan sesuai yang seram dan galak. Eits, jangan salah sangka dulu. Dalam KBBI, garang bermakna pemarah lagi bengis; galak; ganas. Adapun, gahar bermakna gosok kuat-kuat, dan menggahar bermakna menggosok kuat-kuat supaya bersih. Nah, berbeda sangat jauh, kan?