SYDNEY — Kementerian Pariwisata makin intens menggoda pasar Australia. Yang terbaru, kementerian di bawah komando Arief Yahya itu berniat menggelar Sales Mission di Sydney dan Perth Australia pada 12 dan 14 September 2017. Di Negeri Kangguru itu, Kemenpar ikut memboyong 10 industri dari Indonesia.
Aktivitas Kemenpar ke Sydney dan Canberra itu betul-betul sudah hard sale. Sudah jualan paket. Bukan lagi branding atau soft marketing. Mengapa trik itu dilakukan? Pertama, dari sisi destinasi, Australia tidak terlalu jauh dengan Indonesia. Hanya tiga jam penerbangan dari Sydney ataupun Canberra, sudah sampai Indonesia.
Kedua, dari sisi originasi Australia adalah pasar yang sangat strategis buat Indonesia. Selama ini, Negeri Kangguru itu selalu hadir di posisi elit kunjungan wisman ke Indonesia. Dan wisman Australia juga doyan wisata bahari. “Itu sebabnya bahari kami promosikan juga ke pasar Australia. Wonderful Indonesia Sales Mission Bahari Australia digelar 12 September 2017 di Doltone House, Hyde Park, Sydney. Dan 14 September 2017 di Pan Pacific Hotel, Perth,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Gde Pitana yang didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Vinsensius Jemadu di Jakarta, Jumat (8/9).
Semua potensi bahari Indonesia yang kelas dunia dipastikan dijual di Sydney dan Perth. Dari mulai Raja Ampat yang sempat menyambar peringkat pertama World's Best Snorkeling Destination versi CNN, Labuan Baju yang ada di peringkat dua dunia versi CNN, dipastikan akan intens menggoda pasar Australia.
“Berdasarkan data Passenger Exit Survey (PES) 2016, 65,45% wisman Australia melakukan aktivitas wisata bahari ketika berkunjung ke Indonesia. Dengan kata lain, aktivitas bahari paling banyak dilakukan dibandingkan wisata ekologi dan petualangan,” ungkap Pitana.
Vinsensius Jemadu ikut buka suara. Menurutnya, paket-paket wisata bahari dari mulai paket akomodasi sampai paket menyelam di berbagai destinasi unggulan Tanah Air ikut ditawarkan kepada masyarakat Australia pada kegiatan Sales Mission tersebut.