LHOKSEUMAWE – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh menggelar Pemantapan Nilai Sejarah, Karakter dan Wawasan Kebangsaan di Aceh Utara. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Lido Grahat, Lhokseumawe, Selasa, 22 Agustus 2017.
Kegiatan ini diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan di Aceh Utara.
Adapun matari yang diberikan kepada peserta meliputi Neonasionalisme Berwawasan Kebangsaan, Empat Konsensus Dasar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika), serta Penguatan Nilai-nilai Sejarah Bangsa Berkarakter Wawasan Kebangsaan. Termasuk juga mengenai peran Badan Kesbangpol Aceh Utara dalam rangka pembinaan karakter bangsa berwawasan kebangsaan.
Kepala Badan Kesbangpol Aceh Mahdi Effendi melalui keterangan tertulis mengatakan, salah satu sejarah strategis dalam upaya mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa adalah melalui proses kegiatan Sosialisasi Pemantapan Nilai Sejarah, Karakter dan Wawasan Kebangsaan di segala aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
“Peningkatan Pemantapan Nilai Sejarah, Karakter dan Wawasan Kebangsaan adalah proses pelaksanaan kegiatan integrasi anggota masyarakat dari berbagai ras, suku dan etnis melalui integrasi sosial dalam bidang bahasa, adat istiadat, seni, budaya, pendidikan dan perekonomian untuk mewujudkan kebangsaan indonesia tanpa harus menghilangkan identitas ras, suku dan etnis masing-masing dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.