SIGLI – Sektor pengairan masih menjadi masalah besar hingga saat ini di Kabupaten Pidie. Hampir seluruh Kecamatan mengeluhkan ketersediaan air untuk pertanian.
Hal itu mengemuka saat pertemuan koordinasi dan diskusi Tim Penyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pidie tahun anggaran 2017 – 2022 dengan tokoh perwakilan kecamatan yang digelar sejak 1 Agustus hingga pertengahan Agustus 2017.
Para perwakilan kecamatan yang ikut dalam pertemuan itu meminta pemerintah yang baru untuk benar-benar membenahi bidang pengairan sehingga kebutuhan air bagi petani tertanggulangi.
Mukhtar, seorang tokoh masyarakat Kecamatan Pidie, dalam pertemuan diskusi tersebut mengatakan, sesuai dengan program Bupati dan Wakil Bupati Pidie, Meusigrak Gle, Blang, Laot, sektor pertanian berada di peringkat teratas mata pencarian masyarakat Pidie. Hampir 70 persen dari jumlah penduduk Pidie bergantung hidup di pertanian.
Rata-rata selama ini, lanjut Mukhtar, para petani mengeluhkan ketersediaan air dan sistem pengairan yang belum dibangun secara baik.